Senin, 27 Maret 2017

HUBUNGAN PANGAN, GIZI DAN PEMBANGUNAN MANUSIA INDONESIA

                GBHN telah menetapkan bahwa pembangunan yang sedang kita galakkan bersama dewasa ini bertujuan untuk membangun manusia seutuhnya dan membangun masyarakat Indonesia seluruhnya.
Jumlah penduduk yang besar, modal badan fisik biologis modal rohaniah dan mental, serta potensi efektif bangsa merupakan sebagian dari modal pembangunan.
Membangun manusia Indonesia seutuhnya berarti menjamin adanya peningkatan taraf hidup rakyat dari semua lapisan masyarakat dan golongan.
Peningkatan taraf hidup tercermin pada kebutuhan pokok yaitu pangan, sandang, pemukiman, kesehatan, dan pendidikan,
                  Masalah gizi yang terjadi pada masa tertentu akan menimbulkan masalah pembangunan di masa yang akan datang.
Oleh karena itu, usaha-usaha peningkatan gizi terutama harus ditunjukkan pada anak-anak dan ibu hamil.
Anak-anak memerlukan penanganan serius terutama jaminan ketersediaan zat-zat gizi sedini mungkin. Hzl ini disebabkan oleh beberapa alasan, di antaranya adalah:

a.    Kekurangan gizi adalah penyebab utama kematian bayi dan
       anak-anak. Hal ini berarti berkurangnya kuantitas sumber
       daya manusia di masa yang akan datang.

b.    Kekurangan gizi berakibat meningkatnya angka kesakitan
        dan menurunnya produktivitas kerjs manusia. Hal ini
       berarti akan menambah beban pemerintah untuk
       meningkatkan fasilitas kesehatan.

c.    Kekurangan gizi berakibat menurunnya kecerdasan anak-
       anak. Hal ini berarti menurunnya kualitas kecerdasan
       manusia muda yang pandai yang sangat dibutuhkan
       dalam pembangunan bangsa.

d.     Kurangnya gizi berakibat menurunnya daya tahan
        manusia untuk bekerja, yang berarti menurunnya prestasi
        dan produktivitas kerja manusia.

               Peningkatan gizi masyarakat merupakan bagian integral pembangunan nasional dan juga merupakan bagian dari pembangunan manusia se utuhnya. Oleh karena itu, pemerintah membuat program-program yang bermuara kepada perbaikan gizi masyarakat. Adapun program-program perbaikan gizi yang sedang dan telah dilaksanakan di Indonesia selama ini meliputi:

Kegiatan usaha perbaikan gizi keluarga (UPGK)
○     Penanggulangan kekurangan vitamin A
○     Penanggulangan anemia gizi
○     Penanggulangan gondok endemik
○     Dan lain sebagainya.

                 Program pangan dan perbaikan gizi mulai mendapat perhatian khusus sejak Repelita II pemerintahan Orde Baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar